Kami Mencari Perawat Freelance

Hanya untuk yang amanah dalam bekerja

Daftar Sekarang

Tanda Anak Butuh Terapi Wicara

Kemampuan bicara anak salah satu perkembangan penting. Kapan saatnya Anda butuh terapi wicara? Berikut 10 tanda Anda mulai waspada.

Bila Anda mempunyai balita tentunya Anda senang memperhatikan perkembangannya. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah perkembangan kemampuan bicaranya.

Kemampuan bicara anak mulai dari usia 18 bulan hingga 3 tahun. Memang wajar bila  Anda menemukan beberapa kesalahan pengucapannya. Atau, biasanya pada beberapa anak-anak yang mengalami kesulitan pengucapan huruf-huruf tertentu. Seperti ‘R, L, S,’ dan lainnya. Atau, Anda menemukan ada beberapa kata-kata yang tidak dapat diucapkan tepat.

Gangguan Perkembangan Bicara Anak

Pada suatu penelitian yang dilakukan di Indonesia beberapa waktu lalu gangguan bicara dan bahasa dialami  8% anak usia prasekolah.  Sedangkan 20% dari anak berumur 2 tahun mempunyai gangguan keterlambatan bicara. Umumnya keterlambatan bicara paling sering terjadi pada usia 3-16 tahun.

Sedangkan pada anak usia 5 tahun ditemukan  sebanyak 19% memiliki gangguan bicara dan bahas.  Selain itu juga Gagap terjadi 4-5% pada usia 3-5 tahun dan 1% pada usia remaja.

Bagaimana Perbedaan Bicara dan Bahasa?

Bicara adalah ekspresi verbal dari bahasa dan termasuk artikulasi (cara kita membentuk suara dan kata-kata).

Bahasa memberi dan mendapatkan informasi. Ini memahami dan dipahami melalui komunikasi – verbal, nonverbal, dan tertulis.

Apakah Keterlambatan Bicara atau Bahasa Itu?

Masalah bicara dan bahasa berbeda, tetapi seringkali tumpang tindih. Sebagai contoh:

Seorang anak dengan keterlambatan bahasa mungkin mengucapkan kata-kata dengan baik tetapi hanya bisa menyatukan dua kata.

Seorang anak dengan keterlambatan bicara mungkin menggunakan kata-kata dan frasa untuk mengungkapkan ide tetapi sulit untuk dipahami.

Apa yang menyebabkan keterlambatan bicara atau bahasa?

Keterlambatan bicara mungkin disebabkan oleh:

  • Gangguan mulut, seperti masalah dengan lidah atau langit-langit (atap mulut)
  • Frenulum pendek (lipatan di bawah lidah), yang dapat membatasi pergerakan lidah
  • Banyak anak dengan keterlambatan bicara memiliki masalah oral-motorik. Hal ini terjadi ketika ada masalah di area otak yang bertanggung jawab untuk berbicara. Ini membuatnya sulit untuk mengoordinasikan bibir, lidah, dan rahang untuk membuat suara bicara. Anak-anak ini juga mungkin memiliki masalah motorik oral lainnya, seperti masalah makan.
  • Masalah pendengaran juga dapat memengaruhi bicara. Jadi, seorang audiolog harus menguji pendengaran seorang anak setiap kali ada masalah bicara. Anak-anak yang memiliki masalah pendengaran mungkin mengalami kesulitan dalam mengatakan, memahami, meniru, dan menggunakan bahasa.
  • Infeksi telinga, terutama infeksi kronis, dapat memengaruhi pendengaran. Tetapi selama ada pendengaran normal di satu telinga, bicara dan bahasa akan berkembang secara normal.

Bagaimana Keterlambatan Bicara atau Bahasa Di diagnosis?

Jika anak Anda mungkin memiliki masalah, penting untuk segera menemui ahli patologi bahasa-bicaraa (Ahli Terapi Wicara). Anda dapat menemukan ahli patologi bahasa sendiri, atau meminta penyedia layanan kesehatan Anda untuk merujuk Anda ke satu.

Ahli terapi wicara akan memeriksa kemampuan bicara dan bahasa anak Anda. Ahli patologi akan melakukan tes standar dan mencari tonggak dalam perkembangan bicara dan bahasa.

Ahli Terapi Wicara juga akan memeriksa:

  • Apa yang dipahami anak Anda (disebut bahasa reseptif)
  • Apa yang bisa dikatakan anak Anda (disebut bahasa ekspresif)
  • Perkembangan suara dan kejernihan bicara
  • Status motorik oral anak Anda (bagaimana mulut, lidah, langit-langit, dll., bekerja bersama untuk berbicara serta makan dan menelan)
  • Berdasarkan hasil tes, ahli patologi wicara-bahasa mungkin merekomendasikan terapi wicara untuk anak Anda.

Menilai Kemampuan Bicara Anak

Jika masalahnya bukan pengucapan melainkan bahwa anak Anda tidak berbicara atau berbicara sangat sedikit, Anda harus bertindak sedikit lebih cepat. Anda harusnya mengevaluasi kemampuan anak Anda utamanya pada usia  20 sampai 24 bulan. Perhatikan tanda-tanda berikut ini:

  • Tidak bereaksi secara normal atau konsisten terhadap suara. (Dia mungkin terlalu peka terhadap suara seperti vacuum cleaner  atau pengering rambut yang tampaknya tidak peduli saat seseorang memanggil namanya).
  • Anak Anda menggunakan satu suka kata atau bunyi tertentu untuk menyebutkan banyak benda atau hal yang ingin dia katakan.
  • Saat Anda sedang membacakan buku cerita, bila Anda memintanya tunjukkan ’kucing’ di halaman buku tersebut, tetapi dia seperti tidak mengerti dan malah membalik ke halaman berikutnya.
  • Bila anak Anda tetap santai dan tidak frustrasi saat Anda tidak tahu apa yang dia inginkan. Dia terlihat terlalu berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
  • Anak Anda menjawab pertanyaan dengan mengulangi bagian dari pertanyaan Anda. Misalnya bila Anda bertanya ‘Kamu mau minum susu?’ dan dia hanya menjawab ‘susu’ dan reaksinya bukannya mengganguk untuk merespon : ya atau tidak. (Jika ini terjadi kemungkinan anak Anda memiliki tanda awal autisme.
  • Sebagai orang tua juga mesti curiga bila melihat perkembangan anak tidak sama dengan teman-temannya play group misalnya. Atau, Anda dan beberapa orang di sekitarnya sering tidak mengerti apa yang sedang dibicarakan.
  • Orang mengira anak Anda lebih muda dari pada mereka karena cara dia berbicara.
  • Anak Anda kerap diejek atau menunjukkan rasa frustrasi menyangkut cara dia bicara.
  • Anak Anda menggunakan kata-kata yang lebih sedikit daripada anak-anak seusianya.
  • Paling mudah terlihat adalah ketika menemui anak Anda gagap.

Terapi Wicara di Rumah

Jika anak usia sekolah menunjukkan tanda-tanda di atas, Anda dapat mencurigai kondisi adanya gangguan bicara pada dirinya. Karena itu deteksi dini dan mengenali keterlambatan bicara pada anak sejak dini sangat penting.

Keterlambatan bicara sering dialami anak dengan berbagai penyebab dan gangguan bicara bisa ringan hingga berat. Deteksi dini keterlambatan bicara pada anak sangat penting dilakukan untuk segera intervensi dan stimulasi  lebih dini.

Namun dalam beberapa kasus gangguan bicara ini belum secara khusus memerlukan terapi bicara. Anda dapat melakukan intervensi dan stimulasi, Anda dapat melakukan latihan gerakan oral motor di rumah. Misalnya, untuk membantu stimulasi sensoris otot di daerah mulut salah satunya dengan pemakaian sikat gigi listrik. Selain itu untuk melatih gerakan otot mulut dapat dilakukan dengan minum memakai sedotan, latihan meniup balon, latihan senam gerakan otot mulut, harmonika dan lainnya.

Kapan Butuh Terapi Wicara ?

Bila setelah usia 2-3 tahun perkembangan bicara masih belum optimal,  maka terapi bicara dan terapi sensori integration dapat segera dilakukan. Terapi bicara dan terapi sensori integration harus segera dan agresif dilakukan pada gangguan keterlambatan bicara non fungsional.

Namun memang ada penyebab lainnya gangguan bicara seperti: kelainan pada organ bicara, gangguan fungsi susunan saraf, dan gangguan mental. Para terapis akan menyarankan orangtua untuk berkonsultasi ahli masing-masing bagian. Untuk itulah, para terapis juga memerlukan bantuan dari para ahli sesuai bidangnya.

Terapi wicara dapat membantu dalam menyembuhkan beberapa kondisi kekurangan atau kesalahan terkait artikulasi atau berbicara. Biasanya terapi wicara berlangsung sekitar 3-4 kali dalam seminggu dengan satu seisi 1-1,5 jam.

Dalam terapi akan bergantung pada beberapa faktor: isi gangguan bicara itu  ringan atau beratnya gangguan, dorongan orang tua, dan membantu anak-anak latihan di rumah. Tak kalah pentingnya adalah kerjasama anak dengan terapis.

Satu hal yang Anda mudah lakukan saat membutuhkan terapis wicara adalah dengan cara online. Anda dapat menghubungi PerawatNers.com yang menyediakan tenaga perawat dan terapis online.

Bila anak Anda melakukan terapi rutin, baik di tempat latihan dan di rumah, maka diperkirakan akan memberikan hasil positif bagi perkembangan bicaranya. Dari sisi terapis juga harus mampu membina hubungan baik dengan anak, agar anak kooperatif dan sebisa mungkin melakukan terapi dengan senang hati.

Kunjungi PerawatNers.com. untuk menemukan perawat, fisioterapis, terapis okupasi, dan terapis wicara sesuai kebutuhan Anda.

 

Subscribe