Untuk Hari Depan Yang Lebih Baik

Kesehatan

Asam Urat Penyebab Penyakit Gout

Penyakit gout atau juga dikenal sebagai asam urat adalah keadaan yang disebabkan oleh banyaknya endapan asam urat terutama di sendi dan ginjal. Banyak orang yang mengalami sakit di persendian tidak mengetahui bahwa sebenarnya mereka menderita penyakit gout atau asam urat. Walaupun sebenarnya penyakit gout ini sudah di ketahui sejak ribuan tahun yang lalu.

Bangsa Mesir kuno pada 2640 SM, sudah mengenali pembengkakan pada ibu jari kaki dan rasa nyeri lokal di tempat itu sebagai penyakit yang spesifik. Dalam catatannya filsuf Hippocrates menulis bahwa kejadian sakit asam urat ini lebih tinggi pada pria dibandingkan wanita karena konsumsi alkohol.

Tetapi baru di abad 20 jalur produksi asam urat dalam tubuh manusia dapat di jelaskan dan penyebab inflamasi pada sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat dan menyebabkan penyakit gout bisa dibuktikan.

Penyakit asam urat atau gout ini memang sangat menyakitkan dan dapat menyebabkan ketidakmampuan bergerak. Tetapi penyakit ini sangat bisa di obati pada hampir semua pasien.

Tempat penumpukan kristal asam urat yang meyebabkan penyakit gout ini biasanya di ibu jari kaki, tetapi dapat juga terjadi pada telapak kaki, pergelangan kaku dan lutut

Sangatlah penting untuk mengidentifikasi dan mengobatinya sejak dini penyakit gout karena asam urat ini untuk menghindari rasa sakit dan komplikasi. Wanita tidak bebas dari risiko gout. Ketika mendekati menopause maka kresiko wanita terkena penyakit ini semakin besar.

Apakah Penyakit Gout Sama Dengan Penyakit Asam Urat?

Penyakit gout mempunyai nama lain asam urat sehingga kedua penyakit tersebut adalah sama. Penyakit itu merupakan jenis radang sendi yang paling umum dan menyebabkan rasa sakit yang sangat pada persendian, terutama ibu jari kaki.

Penyebab Penyakit Gout

Gout disebabkan oleh suatu kondisi yang disebut hiperurisemia, yang berarti ada kelebihan asam urat dalam darah. Asam urat diproduksi sebagai bagian dari metabolisme purin didalam tubuh termasuk asam nukleat dari makanan kita atau dari pemecahan sel kita sendiri. Purin terdapat juga di dalam beberapa makanan yang kita konsumsi.

Dengan kata lain penyakit gout ini disebabkan oleh penumpukan asam urat yang merupakan limbah yang diproduksi oleh tubuh ketika memetabolisme purin yang ada dalam jenis makanan tertentu yang kita makan.

Asam urat biasanya diencerkan dalam darah dan dibuang melalu air seni. Akan tetapi bila kita memiliki terlalu banyak asam urat dalam darah maka asam tersebut dapat mengkristal dan menumpuk di persendian, menyebabkan penyakit gout.

Makanan Yang Mengandung Purin Tinggi

Makanan dan minuman yang mempunyai kandunga purin tinggi adalah sebagai berikut:

  • Jeroan: hati, ginjal, otak, paru
  • Daging merah: daging sapi, kambing, domba
  • Ikan: tuna, sarden, teri, makerel
  • Makanan laut: kerang kampak, udang, kepiting
  • Minuman tinggi gula: minuman bersoda
  • Oatmeal
  • Roti
  • Susu tinggi lemak
  • Minuman beralkohol

Sedangkan untuk sayuran, menurut penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal pada tahun 2017, meski beberapa jenis sayuran termasuk sayuran hijau mengandung purin, konsumsinya masih tergolong aman untuk orang dengan asam urat.

Perhatikan bahwa beberapa jenis sayuran tertentu mengandung kadar purin sedang, seperti asparagus, bayam, kembang kol, dan jamur. Untuk itu, batasilah konsumsinya agar tidak berlebihan.

Gejala Penyakit Gout

Ada beberapa gejala gout yang paling umum yaitu:

  • Nyeri hebat pada persendian (paling sering di ibu jari kaki): Nyeri paling hebat terjadi dalam 4 sampai 12 jam pertama, tetapi ketidaknyamanan dapat berlangsung selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Bila di sentuh, sendi terasa lunak
  • Kemerahan dan pembengkakan: Sendi bisa menjadi bengkak, merah, dan bahkan hangat, seperti infeksi
  • Kesulitan menggerakkan sendi: Seiring berjalannya waktu, saat gout memburuk, akan mulai dirasakan kesulitan menggerakkan sendi secara normal.
  • Ada benjolan besar dan tidak menyakitkan di bawah kulit yang disebut disebut tophi. Benjolan ini dapat berkembang ketika menderita gout kronis dan tanpa perawatan. Benjolan ini dapat menyebabkan kerusakan pada persendian.

Gejala-gejala penyakit gout atau asam urat ini biasanya datang dan pergi. Meskipun demikian penderita penyakit gout ini dapat juga mengalami rasa sakit yang panjang bila penyakit ini tidak diobati dalam waktu yang lama.

Nyeri Sendi yang Intens Karena Penyakit Gout

Penyakit gout biasanya memengaruhi sendi besar jempol kaki, tetapi itu bisa terjadi pada sendi mana pun. Sendi yang sering terkena lainnya termasuk pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan dan jari. Rasa sakitnya mungkin paling parah dalam empat sampai 12 jam pertama setelah dimulai.

Rasa Tidak Nyaman Pada Sendi

Biasanya rasa sakit akan segera mereda tetapi akan terjadi beberapa ketidak nyamanan sendi dapat berlangsung cukup lama yaitu beberapa hari hingga beberapa minggu. Serangan selanjutnya cenderung berlangsung lebih lama dan mengenai beberapa sendi lainnya.

Peradangan dan Kemerahan Pada Sendi Terkena Penyakit Gout

Sendi yang terkena akan menjadi bengkak, lunak, hangat dan merah.

Rentang Gerak Terbatas

Saat penyakit gout menyerang penderitanya maka pasien mungkin tidak dapat menggerakkan sendi secara normal.

Gejala penyakit gout biasanya muncul tiba-tiba tanpa peringatan, sering di tengah malam. Jika penyakit gout tidak segera diobati, penyakit ini akan berkembangn menjadi kronis. Benjolan keras yang disebut tophi akhirnya dapat berkembang di persendian dan kulit serta jaringan lunak yang mengelilinginya. Deposit ini secara permanen dapat merusak sendi.

Cara Mengetahui Penyakit Gout

Karena pengobatan untuk gout seumur hidup, sangat penting untuk membuat diagnosis pasti. Selain dari gejala yang di tunjukan, perlu juga dilakukan analisa laboratorium untuk memastikan endapan asam urat di sendi.

Cara diagnosis dengan mengidentifikasi kristal asam urat dalam cairan sendi atau dalam massa asam urat (tophus). Ini dapat dilihat dengan meletakkan setetes cairan pada slide dan memeriksanya menggunakan mikroskop polarisasi. Kristal asam urat akan di ketahui karena mempunyai cara yang khas dalam membengkokkan cahaya. Dokter dapat mengeluarkan cairan dari sendi dengan menyedotnya dengan jarum kecil dan mengirimkannya ke laboratorium untuk dianalisis.

Siapa yang Mempunyai Resiko Terserang Penyakit Gout?

Ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan hiperurisemia atau kadar asam urat tinggi yang menyebabkan penyakit gout

Usia dan Jenis Kelamin Mempengaruhi Penyakit Gout

Pria menghasilkan lebih banyak asam urat daripada wanita, meskipun kadar asam urat wanitamapir sama dengan pria setelah wanita tersebut menopause.

Genetik

Riwayat keluarga gout meningkatkan kemungkinan terkena kondisi ini

Gaya Hidup

Konsumsi alkohol mengganggu penghilangan asam urat dari tubuh. Makanyang mengandung purin tinggi juga meningkatkan jumlah asam urat dalam tubuh

Paparan Timbal

Paparan timbal kronis telah dikaitkan dengan beberapa kasus gout.

Obat - Obatan

Obat-obatan tertentu dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Obat ini termasuk beberapa diuretik dan obat-obatan yang mengandung salisilat.

Berat Badan

Kelebihan berat badan meningkatkan risiko gout karena ada lebih banyak pergantian jaringan tubuh, yang berarti lebih banyak produksi asam urat sebagai produk sisa metabolisme. Tingkat lemak tubuh yang lebih tinggi juga meningkatkan tingkat peradangan sistemik karena sel-sel lemak menghasilkan sitokin pro-inflamasi.

Trauma Atau Operasi Pada Bagian Sendi

Trauma atau operasi pada sendi akan meningkatkan risiko.

Masalah Kesehatan Lainnya

Kerusakan ginjal dan masalah ginjal lainnya dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk secara efisien menghilangkan produk-produk limbah, yang menyebabkan peningkatan kadar asam urat. Kondisi lain yang terkait dengan gout termasuk tekanan darah tinggi dan diabetes.

Cara Pencegahan Penyakit Gout

Ada banyak pedoman gaya hidup dan pola makan yang dapat dicoba untuk melindungi dari serangan atau mencegah gout terjadi, yaitu:

  • Minum yang cukup dengan asupan cairan yang tinggi sekitar 2 hingga 4 liter sehari
  • hindari alkohol
  • menjaga berat badan yang sehat

Upaya Pengobatan Diri Sendiri

Pasien dengan gout dapat mengelola agar tingkat kekambuhan penyakit gout menyerang dengan melakukan diet yang tepat untuk mencegah penimbunan asam urat. Diet seimbang dapat membantu mengurangi gejala.

Mengurangi makanan yang tinggi purin, untuk memastikan bahwa kadar asam urat dalam darah tidak menjadi terlalu tinggi. Tetapi juga telah ditemukan dalam penelitian bahwa diet kaya purin yang tinggi pada beberapa makanan tidak meningkatkan risiko gout, atau memperburuk gejala.

Asparagus, kacang-kacangan, beberapa makanan nabati lainnya, dan jamur juga merupakan sumber purin, tetapi penelitian menunjukkan bahwa ini tidak memicu serangan asam urat dan tidak mempengaruhi kadar asam urat.

Berbagai studi epidemiologi menunjukkan bahwa sayuran yang kaya purin, biji-bijian, kacang-kacangan dan polong-polongan, serta buah-buahan yang kurang bergula, kopi, dan suplemen vitamin C menurunkan kadar asam urat darah, tetapi tidak mengurangi risiko asam urat.

Daging merah, minuman mengandung fruktosa, dan alkohol dapat meningkatkan risiko penyakit gout karena menyebabkan penumpukan asam urat

Untuk pengobatan lebih lanjut bila rasa sakit dan gejala lain tidak berkurang, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.

Topik Menarik