Cara fisioterapis membantu hilangkan pegal linu

Lansia kerap kali mengeluhkan pegal linu hampir di seluruh badannya, dengan begitu sangat memerlukan fisioterapi untuk mengatasinya. Pegal linu ini tentunya bisa mengganggu aktivitas para lansia. Padahal, lansia tetap harus aktif setiap hari agar tidak berisiko terkena penyakit kronis. Lalu, bagaimana cara mengatasi pegal linu jika sudah lansia?

Ada berbagai hal yang menyebabkan lansia mengalami pegal-pegal di bagian tubuhnya. Memang, kondisi ini bisa dibilang wajar karena faktor usia juga memengaruhi. Ketahui berbagai penyebab pegal linu pada lansia.

Faktor penyebab pegal linu pada lansia

Menurut fisioterapi dari PerawatNers.com – Penyedia layanan home care, ada banyak faktor yang menyebabkan lansia mengalami pegal linu. Berikut beberapa faktor penyebab yang sering dialami oleh lansia :

Osteoarthritis

Sebanyak 10-30 persen lansia yang berusia di atas 65 tahun mengalami keluhan ini. Osteoarthritis atau yang sering disebut pengapuran sendi ini disebabkan karena adanya perubahan yang merusak pada susunan tulang rawan pada persendian. Jadi, timbul gesekan antar tulang dan akhirnya menyebabkan rasa pegal dan nyeri.

Selain menimbulkan rasa nyeri, aktivitas orang tua Anda menjadi terbatas dan mudah mengalami kekakuan pada sendi tubuh. Sendi-sendi yang mudah terserang umumnya pada lutut, tangan, kaki dan pada tulang belakang.

Rheumatoid arthritis

Hampir sama dengan osteoarthritis, masalah yang kerap disebut rematik ini akan menimbulkan nyeri dan sensasi pegal pada sendi. Namun, kali ini disebabkan akibat adanya peradangan pada cairan sendi, sehingga merusak jaringan tulang rawan.

Biasanya, masalah ini akan diiringi berbagai gejala seperti bengkak dan sendi kaku. Sendi yang kaku umumnya terjadi di pagi hari dan berlangsung sampai satu jam.

Sendi yang kerap kali terkena rematik yaitu persendian tangan, siku, lutut, dan pergelangan kaki. Pengobatan yang dilakukan biasanya akan dilakukan untuk mengurangi gejala rematik. Jadi, jika orang tua Anda mengalami pegal linu yang sangat mengganggu, segera konsultasikan perawatan kesehatan.

Kekurangan nutrisi tertentu

Penyebab pegal linu ini juga bisa disebabkan akibat kurangnya asupan vitamin B, vitamin D dan kalsium. Pasalnya, ketiga nutrisi ini berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan mengurangi pengeroposan tulang.

Tak hanya itu, lansia yang kekurangan vitamin B, berisiko mengalami pikun, terserang penyakit parkinson, dan alzheimer. Jadi, pastikan asupan vitamin B orang tua Anda selalu tercukupi, apalagi vitamin tersebut tidak dapat diproduksi oleh tubuh.

Cobalah mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B 12:

  • Hati ayam
  • Susu dan produknya
  • Ikan salmon,
  • Telur,
  • Ikan sarden
  • Daging sapi
  • Ikan tuna.

Makanan yang kaya Kalsium:

  • Susu
  • Yogurt
  • Keju
  • Sayuran hijau, seperti bayam, kale, lobak, sawi hijau, okra, brokoli, dan bok choy.
  • Makanan laut, seperti ikan sarden, tongkol, dan salmon.
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti kacang tanah, lentil, kedelai, almond, biji chia, dan biji wijen.
  • Makanan yang diperkaya kalsium, misalnya sereal, roti, oatmeal, hingga jus jeruk

Makanan yang kaya Vitamin D:

  • Minyak Ikan Kod
  • Ikan Berlemak
  • Telur Ayam
  • Tahu dan Tempe
  • Susu Kedelai
  • Susu dan Produknya
  • Hati Sapi
  • Jamur
  • Udang
  • Tiram

Fisioterapi Bantu Memulihkan Pegal Linu

Bila pegal linu yang dirasakan orang tua Anda sangat mengganggu dan terlampau sakit, Anda bisa menganjurkan untuk minum obat pereda nyeri. Selain memakai obat-obatan, atasi pegal linu dengan mengompres bagian yang nyeri menggunakan air dingin. Cobalah melakukan selama 10-20 menit sebanyak 1-2 kali sehari.

Namun, bila keluhan yang dirasakan itu akibat otot kram atau nyeri, maka coba pakai air hangat. Penggunaan kompres air hangat ternyata mampu mengurangi kekakuan dan membuat otot lebih rileks. Kompres ini juga baik dilakukan sebelum orang tua Anda melakukan aktivitas fisik.

Kunci dalam mengatasi pegal linu pada lansia lainnya adalah dengan melakukan olahraga rutin selama 30 menit per hari dalam intensitas yang rendah, misalnya berjalan santai atau yoga. Jangan lupa juga menganjurkan orang tua Anda untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi.

Pada Lansia, penanganan pegal linu secara fisik ini bisa dilakukan dengan bantuan ahli fisioterapi. Dengan latihan fisik yang di pandu dan diawasi oleh fisioterapi bersertifikat, maka keluhan ini dapat dikurangi sehingga lansia dapat hidup dengan produktif dan mandiri

Dasaeon.com merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional.


Apakah Kamu Seorang Perawat ?

Dan ingin mendapatkan penghasilan tambahan minimal Rp. 1.500.000 per sesi? Mari bergabung bersama jajaran perawat freelancer kami yang tersebar diseluruh Indonesia.