Kami Mencari Perawat Freelance

Hanya untuk yang amanah dalam bekerja

Daftar Sekarang

Diet Tanpa Rasa Lapar

Siapa yang tak ingin diet agar memiliki tubuh sehat dan langsing. Namun banyak orang yang tidak mampu mengatasi rasa lapar yang menghadang. Inilah rahasia 6 cara diet yang membuat Anda tidak lapar.

Setiap tahun baru kebanyakan  orang mempunyai resolusi dalam  hidupnya. Salah satu resolusi yang paling banyak ingin dilakukan orang adalah keinginan untuk hidup sehat, salah satunya lewat diet.

Telinga Anda mungkin sudah tidak asing lagi mendengar kata diet. Tidak sedikit Anda mendengar orang yang melakukan diet. Metode diet bermacam-macam dikenal mulai dari diet keto, diet karbo, diet mediteranian, diet General Motor, Intermitten diet (jendela makan), dan lainnya.

Sayangnya, banyak orang gagal diet karena tidak mampu menahan rasa lapar. Mereka tidak bisa mengurangi atau  melewati waktu makan. Di sinilah orang yang gagal langsing. Namun Anda jangan khawatir, karena enam cara ini membuat Anda langsing tanpa kelaparan. Yuk simak apa saja:

Beberapa waktu lalu para peneliti obesitas, melakukan pendekatkan untuk menjaga ‘high energy flux’. Ini merupakan istilah ilmiah bagi para pelari yang ingin membakar lebih banyak kalori sekaligus mereka juga mengonsumsi makanan berkalori namun berkualitas tinggi. Ini  memungkinkan Anda dapat menghilangkan ‘flux energy’ dan menghilangkan berat badan Anda secara maksimal

Beberapa cara diet yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan tubuh langsing tanpa rasa lapar

1.Kembali ke Makanan Alami

Konsep kembali ke alam (back to nature) sudah lama tergiang-giang pada beberapa tahun ini. Gaya hidup masyarakat perkotaan tanpa disadari banyak yang  terkena racun.  Tubuh sebetulnya membutuhkan Anda menjadi ‘bersih’ untuk kembali sehat kembali. Banyak penyakit yang dialami masyarakat modern yang diduga berasal dari paparan kimia ke dalam tubuh.

Anda bisa memulai dari pilihan sumber makanan yang alami seperti sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan serat. Makanan berserat tinggi diketahui dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Sedangkan serat larut dalam air (seperti kacang-kacangan dan buah-buahan) berfungsi  memperlambat pengosongan perut sekaligus menstabilkan gula darah, dan menjaga Anda dari rasa lapar. Makanan berserat tinggi juga mengandung probiotics atau dikenal sebagai bakteri serhat di saluran pencernaan Anda.

Cara diet cerdas :   Konsumsi sedikitnya tiga mangkuk kecil  sayuran dan tiga potong buah setiap hari, jangan lupa masukkan camilan ubi jalar, biji-bijian, dan gandum utuh.

2.Latihan Olahraga Lain

Bila Anda biasa berlari tetap jarak tempuh Anda, namun Anda bisa melakukan aktivitas baru lainnya. Dengan melakukan lari dan latihan, Anda akan menggunakan otot yang kurang terlatih dan Anda dapat beradaptasi  pada tingkat mikroskopis, misalnya dengan membantu protein otot yang baru dan lainnya yang membuat Anda lebih banyak membakar kalori.

Cara diet cerdas : Saat ini banyak latihan yang bisa Anda coba, mulai dari Thai Boxing, pilates, yoga, berenang, dan lainnya.

3.Lebih Banyak Makan ‘Bakteri’

Mungkin terdengar sedikit aneh di telinga Anda. Namun, tahukah Anda ada ribuan bakteri untuk tubuh kita. Dalam sebuah penelitian beberapa waktu lalu bahwa bakteri tertentu mempengaruhi obesitas. Ada beberapa bakteri yang mengambil  jumlah energi yang diambil dari makanan dan mengirim sinyal yang dapat hmetabolisme.

Ada satu strain tertentu yang disebut bifidobacteria, ternyata dapat membantu langsing dan mengurangi gejala yang berhubungan dengan kegemukan. Ingin tahu sumber makanan yang banyak mengandung bifidobacteria? Di antaranya adalah cultured milk, buttermilk, yoghurt, dan keju.

Cara diet cerdas : Cobalah untuk setiap hari untuk mengonsumsi produk cultured milk. Selain itu ada baiknya Anda juga memasukkan makanan seperti miso, tempe, kimchi, sauerkraut (asinan kol), dan lainnya dalam asupan sehari-hari.

4.Membakar Kalori Makanan Lebih Banyak

Studi menunjukkan bahwa capsaicin, senyawa dalam cabai, dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori, mengurangi nafsu makan, dan membantu pengendalian berat badan. Anda dapat memperolehnya dari bubuk cabai atau paprika.  Teh hijau, yang memiliki polifenol khusus yang disebut katekin, juga dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori dan mengurangi rasa lapar Anda.

Cara diet cerdas : Tukar secangkir kopi kedua Anda dengan  teh hijau.  Atau Anda bisa menambahkan  taburan bubuk paprika merah ke sup dan saus pasta. Orang Indonesia yang suka cabai beruntung karena biasanya banyak makanan yang mengandung cabai.

5.Pilih Ukuran Piring Makan yang Lebih Kecil

Sebuah studi baru Cornell University menunjukkan bahwa  sekitar 92 persen orang megnhabiskan makanan di piringnya.  Hal ini tidak terlalu buruk saat Anda sedang makan salad,  namun  bisa berarti Anda mengalami kelebihan kalori ketika Anda asyik menikmati  es krim, biscuit,  keripik, dan makanan camilan lainnya. Jangan menyangkal diri  jika Anda melakukan ini, Anda hanya perlu langkah ‘cerdas’ untuk mengakalinya. Anda perlu sedikit ‘menipu’ otak Anda dengan memodifikasi apa yang Anda lihat.

Cara diet cerdas : Saatnya Anda menyajikan  keripik dalam mangkuk kecil dan gunakan piring yang lebih kecil, dan ini akan membuat otak Anda melihatnya sebagai sajian dalam porsi besar.  Lakukan cara ini saat Anda memang ingin mengecilkan porsi asupan makanan. Otak dan tubuh mampu menerimanya, dan Anda akan baik-baik saja, tanpa rasa lapar!

6.Tetap Aktif dan Jangan Malas Bergerak

Olahraga bukan satu-satunya cara untuk membakar kalori. Setiap hari Anda bisa membakar kalori dalam berbagai aktivitas Anda. Misalnya saat berjalan, berdiri, dan membersihkan rumah, dan lainnya sebetulnya  dapat memberi dampak besar pada pembakaran kalori total Anda dan memberi ujung keseimbangan penurunan berat badan sesuai keinginan Anda.

Anda bisa turun satu atau dua halte sebelum tiba tujuan dan menyambung dengan jalan kaki. Anda bisa memiih naik tangga dibanding escalator atau lift, parker mobil agak jauh membuat Anda harus berjalan, dan lainnya.

Cara Diet cerdas : Jangan habiskan duduk lebih lama dari 30 menit, kalau lebih Anda harus lakukan peregangan. Bila perlu pasang alarm untuk mengingatkan Anda  tak terlalu lama duduk. Saat menonton TV sebaiknya Anda tidak hanya diam saja, coba lakukan aktivitas melipat cucian, menyetrika, mengepel, dan lainnya. Intinya, adalah Anda  tidak boleh diam dan harus tetap aktif bergerak.

Subscribe