Untuk Hari Depan Yang Lebih Baik

Kesehatan

Diabetes Pada Pria : Kenali Ciri dan Gejalanya

Apakah anda khawatir orang yang tersayang terkena diabetes? Kenali segera ciri ciri, gejala dan komplikasinya beserta saran tindakan yang dapat diambil untuk pencegahannya

Diabetes adalah penyakit yang bisa di derita oleh wanita dan pria, walaupun demikian ada beberapa gejala spesifik yang akan terlihat lebih jelas pada penderita diabetes pria dibandingkan dengan wanita. Apakah sebenarnya diabetes itu dan apakah gejala khas diabetes yang terlihat jelas pada pria?.

Apakah Penyakit Diabetes itu?

Diabetes adalah gangguan metabolisme yang terjadi ketika gula darah kita (glukosa), terlalu tinggi. Kondisi ini disebut hiperglikemia. Glukosa adalah bahan yang digunakan tubuh untuk energi. Denga bantuan pankreas yang menghasilkan hormon insulin, tubuh akan mengubah glukosa dari makanan yang kita makan menjadi energi. Bila tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau bahkan tidak menghasilkan sama sekali atau tubuh kita menjadi resisten terhadap insulin maka glukosa tidak mencapai sel sel untuk digunakan sebagai energi. Kondisi kesehatan ini disebut penyakit diabetes.

Apa Saja Jenis Penyakit Diabetes?

Ada dua jenis utama diabetes yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 adalah kondisi autoimun dimana tubuh tidak memproduksi insulin. Keadaan ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang memproduksi insulin di pankreas. Sel-sel yang memproduksi insulin ini di sebut sel beta. Diabetes tipe satu ini disebut juga 'juvenile diabetes' karena sudah dikenali atau di diagnosis sejak penderita masih kanak kanak. Penderita diabetes tipe satu ini biasanya tergantung dengan insulin untuk pengobatannya. Diabetes tipe 1 ini bisa terjadi pada pria dan wanita.

Diabetes tipe 2 adalah diabetes yang tidak tergantung insulin. Diabetes tipe dua ini menyerang orang dewasa dan merupakan bentuk diabetes yang paling umum, 90% hingga 95% dari jumlah penderita diabetes. Tidak seperti orang dengan diabetes tipe 1, tubuh penderita diabetes tipe 2 dapat menghasilkan insulin. Namun, insulin yang dikeluarkan pankreas mereka tidak cukup atau tubuh tidak dapat mengenali insulin dan menggunakannya dengan benar.

Sel sel tubuh tidak dapat menggunakan gula darah atau glukosa secara efisien untuk energi. Keadaan ini terjadi karena kadar gula dalam darah terlalu tinggi dari waktu ke waktu yang mengakibatkan sel sel tidak sensitif atau resisten terhadap insulin. Suatu kondisi yang disebut resistensi insulin. Resiko terkena diabetes tipe 2 ini bisa dialamai oleh pria dan wanita.

Siapa yang Bisa terkena Diabetes Tipe 2?

Siapa pun bisa terkena diabetes tipe 2 baik pria maupun wanita. Namun, mereka yang berisiko paling tinggi untuk penyakit ini adalah mereka yang obesitas atau kelebihan berat badan,pria dan wanita yang mempunyai anggota keluarga yang menderita diabetes tipe 2 dan juga bagi mereka yang memiliki anggota keluarga dengan sindrom metabolik seperti kolesterol tinggi, trigliserida tinggi, HDL 'baik rendah' kolesterol dan kolesterol 'LDL' yang buruk, dan tekanan darah tinggi. Selain itu, orang tua baik pria maupun wanita lebih rentan terkena penyakit diabetes karena penuaan membuat tubuh kurang toleran terhadap gula.

Gejala Diabetes Pria dan Wanita

Ada beberapa gejala umum yang timbul bila kita menderita penyakit diabetes. Gejala ini tidak khusus di suatu gender tertentu karena gejala ini terlihat baik di pria maupun wanita

  1. Rasa haus meningka
  2. Lapar yang berlebihan (terutama setelah makan)
  3. Sering buang air kecil walau tidak ada infeksi saluran kemih atau masalah ginjal
  4. Penurunan atau kenaikan berat badan
  5. Kelelahan (lemah, perasaan lelah)
  6. Mulut kering
  7. Mual dan sesekali muntah
  8. Penglihatan kabur
  9. Mati rasa atau kesemutan pada tangan atau kaki
  10. Infeksi kulit atau saluran kemih yang sering

Gejala Penyakit Diabetes Pada Pria?

Pada pria penderita diabates mempunyai beberapa gejala khas seperti dibawah ini:

Kurangnya Kekuatan Otot dan Kehilangan Masa Otot

Kehilangan massa otot yang tidak dapat dijelaskan mungkin merupakan tanda kadar gula yang tinggi pada pria penderita diabetes. Jika kadar gula darah tetap pada tingkat tinggi untuk periode yang relatif lama terutama di siang hari, tubuh akan mulai memecah lemak dan otot untuk energi.

Hal ini dapat menyebabkan penurunan berat badan yang biasanya paling terlihat pada orang dengan diabetes tipe 1. Namun penurunan kehilangan masa otot dan kurangnya kekuatan otot dapat mempengaruhi pria dengan diabetes tipe 2 yang telah tidak terdiagnosis untuk jangka waktu yang lama.

Infeksi pada Alat Kelamin Akibat Diabetes Pria

Infeksi jamur pada alat kelamin pria dikarenakan kadar gula darah tinggi, menyebabkan gula dikeluarkan melalui urin. Gejala infeksi ini meliputi:

  1. Kemerahan di atau di sekitar kepala penis
  2. Pembengkakan pada atau di sekitar kepala penis
  3. Gatal pada atau di sekitar kepala penis
  4. Bau yang tidak menyenangkan
  5. Penampilan seperti dadih putih di kulit
  6. Nyeri saat berhubungan seks

Disfungsi Ereksi Pada Diabetes Pria

Disfungsi ereksi dapat menjadi indikator diabetes yang tidak terdiagnosis pada pria yang sebenarnya menderita diabetes. Kesulitan ereksi dapat disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu yang lama menyebabkan kesulitan baik dengan suplai darah ke penis atau karena kerusakan pada saraf di penis. Disfungsi ereksi didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi dengan cukup baik untuk memuaskan aktivitas seksual.

Komplikasi Penyakit Pada Diabetes Tipe 2

Jika diabetes tipe 2 tidak terkontrol dengan baik, ada beberapa komplikasi serius atau yang mengancam jiwa yaitu:

Retinopati

Penderita diabetes tipe 2 mungkin sudah memiliki kelainan pada mata terkait dengan perkembangan diabetes. Seiring waktu semakin banyakpenderita diabetes yang awalnya tidak memiliki masalah mata terkait dengan penyakit ini akan mulai terserang beberapa bentuk masalah mata. Penting untuk mengontrol tidak hanya gula tetapi tekanan darah dan kolesterol untuk mencegah perkembangan penyakit mata. Bila diatas dengan cepat maka sebagian besar kehilangan penglihatan tidak signifikan.

Kerusakan ginjal.

Risiko penyakit ginjal meningkat dari waktu ke waktu, artinya semakin lama kadar gula tinggi pada penderita diabetes, semakin besar risiko kerusakan ginjal. Komplikasi ini membawa risiko signifikan penyakit serius - seperti gagal ginjal dan penyakit jantung.

Sirkulasi darah dan kerusakan saraf buruk

Kerusakan saraf dan pengerasan pembuluh darah menyebabkan penurunan sensasi dan sirkulasi darah yang buruk di kaki. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan infeksi dan peningkatan risiko borok yang sembuh dengan buruk dan pada gilirannya dapat secara signifikan meningkatkan risiko amputasi. Pada penderita diabetes, saraf saraf ujung anggota badan seperti kaki menjadi tidak sensitif sehingga tidak merasakan adanya luka. kerusakan ujung saraf ini akibat kadar gula yang tinggi dalam darah dalam jangka waktu yang panjang. Bila terjadi dalam waktu yang lama maka kerusakan pada ujung saraf dan pembuluh akan membuat area yang rusak menjadi kebas dan kehilangan fungsi sensori.

Penyembuhan luka juga terhambat karena beberapa mekanisme yang terganggu seperti terhambatnya kemampuan nutrisi dan oksigen untuk masuk ke dalam sel, menurunnya fungsi sistem kekebalan tubuh, dan meningkatnya kemungkinan terjadinya radang pada berbagai sel dalam tubuh.

Kerusakan saraf juga dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti mual, muntah, dan diare.

Topik Menarik