Untuk Hari Depan Yang Lebih Baik

Care Giver

Atasi Stress Agar Kemungkinan Terserang Stroke Menjadi Turun

Stres selalu hadir dalam hidup. Anda perlu mahir cara mengatasi stres pikiran. Bila tidak, stres dapat memicu beragam penyakit termasuk stroke.

Dalam kehidupan sehari-hari tampaknya setiap orang sangatlah sulit menepis stres. Hadirnya stres mau tidak mau sebetulnya telah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja Anda harus mahir mengendalikannya. Karena kalau tidak Anda akan memiliki beragam penyakit, seperti darah tinggi, penyakit jantung hingga stroke.

Apa yang dimaksud dengan stres?

Stres merupakan kondisi atau keadaan yang dapat membuat seseorang merasa tertekan dan tidak nyaman.  Setiap orang bisa mengalami stres dalam berbagai sisi kehidupan mulai dari keluarga, pekerjaan, sekolah, dan lainnya.

Kondisi stres dapat diakibatkan berbagai hal bisa dari dalam dan luar dari diri kita. Stres bisa datang kapan dan di mana saja dan dapat menyerang siapa saja. Misalnya saat Anda menghadapi macet di jalan sementara sudah harus meeting. Kondisi demikian membuat Anda cemas dan khawatir. Atau, bisa jadi Anda sedang memikirkan kondisi pekerjaan yang terlalu berat dan menjadi beban pikiran Anda.

Gejala stres adalah gelisah, pusing, cemas, irama jantung bergerak cepat, keringat, mual,  dan lainnya.

Memang bagi siapapun tampaknya sulit menghindari stres. Namun bila Anda dilanda stres jangan biarkan mendekam dalam tubuh terlalu lama. Saat dilanda stres sebetulnya ada mekanisme organ tubuh dapat memunculkan hormon korstison. Hormon ini diketahui dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular dan menghambat aliran darah pada bagian otak.

Stres Mengakibatkan Berbagai Penyakit Fisik

Yang menjadi masalah apabila stres terus hadir dalam hidup seseorang akan menimbulkan problem kesehatan. Stres yang tidak diatasi  dengan baik dapat menyebabkan berbagai penyakit. Karena itu biasanya bagi pengidap penyakit kardiovaskular, misalnya hipertensi, arteriklerosis, kolesterol tinggi, diabetes, bila memiliki stres kronis dapat menyebabkan stroke.

Adanya stres tidak hanya meningkatkan beban kerja jantung semata, stres dapat menyebabkan penurunan daya ingat. Stres ternyata dapat menyebabkan saraf bekerja lebih lambat dalam memberikan respon. Dalam beberapa kasus stres dapat menjadi penyebab penyakit  Alzheimer.

Saat ini stroke merupakan salah satu penyakit paling mematikan.  Data World Health Organization (WHO) 2014 menyatakan ada tiga penyakit kritis utama penyebab kematian di Indonesia yaitu stroke, jantung, dan diabetes. Dari data Riset Kesehatan Dasar 2013 mendapatkan sekitar 12 penderita stroke per 1.000 penduduk Indonesia.

Dengan demikian, stroke di Indonesia juga menjadi ancaman. Akibat penyakit stroke bisa berakibat fatal berupa gangguan fisik, kelumpuhan, hingga kematian. Karena itu dengan mengatasi stres secara tidak langsung menjadi cara mencegah gejala stroke.

Ternyata stres dapat meningkatkan seseorang memiliki risiko stroke empat kali lebih besar dibanding orang yang tenang.  Karena itu dengan menghilangkan stres menjadi cara mencegah gejala stroke.

Selain itu stres dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke pada seseorang. Penyakit stroke adalah kondisi di mana pasokan darah ke otak terhambat karena adanya penyumbatan dan pecahnya pembuluh darah.

Stres Penyebab Stroke

Dalam suatu penelitian di Fakultas Kedokteran Universitas Harvard, menemukan adanya peningkatan aktivitas pada  amiglada –bagian dari otak yang berfungsi untuk mengelola  emosi di antaranya rasa takut dan marah terkait dengan stres yang tidak teratasi.

Penelitian yang dipublikasikan jurnal The Lancet ini, menyatakan adanya sinyal-sinyal dari amiglada  ke area sumsum tulang akan memproduksi lebih banyak sel-sel darah putih. Berikutnya hal ini akan menimbulkan peradangan arteri yang perlahan dapat mengakibatkan serangan jantung dan stroke.

Karena itu penting bagi para dokter untuk memperhatikan amiglada ini sebagai  indikator adanya gejala-gejala penyakit kardiovaskular. Stres emosional sudah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular (CVD), yang mempengaruhi jantung dan pembuluh darah. Namun bagaimana itu terjadi, selama ini belum dipahami dengan baik.

Karena itu, para ahli jantung  pada pasien-pasien yang mengatakan bahwa pasien-pasien yang memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular, harus mewaspadai stres penyebab stroke. Namun begitu mereka juga mengatakan penelitian harus dilakukan lebih lanjut untuk mengkonfirmasi rantai penyakit ini.

Aktivitas yang terlalu tinggi pada Amigdala atau jaringan saraf dalam otak yang bertanggung jawab pada emosi, naluri bertahan hidup, dan memori akan mengakibatkan seseorang mudah terserang sakit jantung dan stroke.

Tips Mengatasi Stres Pikiran

Dengan demikian seseorang harus mampu mengurangi atau mengatasi stres dalam dirinya untuk terhindari dari penyakit kardiovaskular dan stroke. Ini dapat Anda lanjutkan dengan check-up teratur dan konsultasi ke dokter.

Dengan mengatasi stres Anda akan dapat banyak mengurangi kemungkinan terserang penyakit serius. Berikut 10 hal yang dapat Anda lakukan:

Olahraga Teratur

Olahraga secara teratur menjadi salah satu cara terbaik membuat tubuh dan otak Anda nyaman dan tenang. Olahraga juga dapat memperbaiki mood Anda dan juga sebagai cara mengatasi stres dalam tubuh. Sebaiknya tetap fokus untuk  untuk mencapai tubuh yang bugar sehingga Anda tak putus asa. Latihan sedikit jauh lebih baik dibanding tidak sama sekali.

Bernapas Dalam-Dalam

Berhentilah sejenak dan tarik napas perlahan dapat membuat tekanan dalam tubuh Anda mereda. Anda akan terkejut  bagaimana tubuh Anda akan merasa jauh lebih baik dan  mengatasi stres Anda.

Caranya :

  • Duduk nyaman dengan posisi bersila dengan tangan di pangkuan Anda. Atau Anda dapat berbaring santai.
  • Pejamkan mata
  • Bayangkan diri Anda berada di tempat yang nyaman, misalnya pantai, atau taman yang indah, atau tempat manapun yang memberikan Anda rasa damai.
  • Tarik napas  dan keluarkan napas perlahan
  • Lakukan hal ini selama 5-10 menit
  • Rilekskan Otot-Otot Anda

Saat Anda stres otot Anda akan tegang. Anda dapat membuatnya lebih tenang dengan cara : peregangan, menikmati pijat, mandi air hangat, atau tidur yang berkualitas baik.

Konsumsi Makanan Sehat

Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang akan membantu  mengatasi stres. Ini juga bisa membantu mengendalikan suasana hati Anda. Makanan Anda harus penuh dengan sayuran, buah, biji-bijian, dan protein tanpa lemak untuk sumber energi. Dan jangan melewatkan jam makan Anda, karena dapat mempengaruhi mood Anda dan dapat menjadi penyebab stres.

Ambil Waktu Istirahat

Anda perlu merencanakan beberapa cara untuk membuat Anda sedikit rileks. Anda perlu memberi waktu pada pikiran Anda untuk sejenak melepaskan  diri dari stres.  Jika Anda adalah orang yang suka memiliki target tinggi dan selalu menuntut kesempurnaan mungkin akan sulit melakukannya pada awalnya. Namun begitu, Anda tetap perlu melakukan hal itu, beberapa cara yang dapat membuat Anda rileks adalah meditasi, yoga, tai chi, berdoa, salat, mengaji, mendengarkan musik favorit Anda dan lebih banyak menghabiskan waktu di alam.

  • Hidup Lebih Santai

Kehidupan modern membuat siapapun sibuk, dan terkadang  yang dibutuhkan kita hanya perlu melambatkan ritme hidup  dan bersantai.  Coba periksa hidup Anda dan temukan cara-cara kecil untuk melakukanya. Sebagai contoh:

  • Atur jam tangan Anda 5 sampai 10 menit ke depan. Dengan begitu Anda akan mendapatkan tempat sedikit lebih awal dan mengatasi stres karena terlambat.
  • Saat Anda mengemudi di jalan raya, beralihlah ke jalur lambat sehingga Anda dapat menghindari kemarahan di jalanan.
  • Memecah pekerjaan besar menjadi pekerjaan yang lebih kecil. Misalnya, jangan mencoba menjawab semua 100 email jika Anda tidak perlu - jawab saja beberapa dari mereka.

Buat prioritas pekerjaan dari yang paling penting hingga yang biasa. Dengan demikian Anda tidak perlu melakukan pekerjaan dengan bersamaan yang menjadi penyebab stres.

Lakukan Hobi Anda

Dalam hidup sangat penting bagi Anda untuk menyisihkan waktu untuk hal-hal yang Anda sukai. Cobalah melakukan sesuatu setiap hari yang membuat Anda merasa  bahagia, karena hal ini  akan membantu mengatasi stres Anda.  Anda tidak perlu menyediakan waktu yang banyak, cukup sediakan waktu 20-30 menit untuk hobi Anda, seperti : membaca,  merajut, bermain musik, melukis, golf,  menyanyi, menonton film, puzzle, teka teki silang, bermain kartu, scrabble, berkebun, traveling, menikmati kuliner favorit, memasak, dan lainnya.

Bicarakan Masalah Anda

Bila ada hal yang mengganggu Anda, lebih baik segera ungkapkan. Jangan Anda pendam saja. Hal ini akan menurunkan stres Anda. Anda dapat berbicara ke keluarga, teman, dokter, sahabat, dan terapis Anda.

Selain itu Anda juga dapat berbicara dengan diri sendiri yang disebut self-talk.  Namun tetap lakukan self-talk positif jangan justru menjadi negatif. Yakinkan diri Anda dengan afirmasi “Saya bisa melakukan hal ini” atau “Saya melakukan yang terbaik untuk saya.”

Sayangi Diri Anda Sendiri

Terimalah kalau Anda tidak dapat melakukan sesuatu dengan sempurna meskipun Anda sudah berupaya begitu kerasnya. Jadi bantulah diri Anda dan berhenti berpikir bahwa Anda dapat melakukan banyak hal dengan sempurna.  Lepaskan hal-hal yang tidak dapat Anda kontrol.  Jangan lupa untuk menjaga selera humor Anda. Tertawa dapat mengatasi stres dan membuat Anda rileks.

Mengurangi Faktor Penyebab  Stres

Cari tahu apa penyebab stres terbesar dalam hidup Anda. Apakah pekerjaan, perjalanan Anda, keluarga, atau hal lainnya. Kalau  Anda dapat mengidentifikasi apa adanya, lihat apakah Anda dapat menghilangkannya dari kehidupan Anda atau setidaknya menguranginya.

  • Kalau tidak dapat mengidentikasikan penyebab stres Anda, cobalah mencatatnya dalam jurnal stres. Catatlah saat Anda merasa cemas dan Anda dapat menemukan cara untuk mengurangi penyebab stres.

Dengan cara mengurangi  stres ini, Anda dapat memiliki tubuh yang sehat. Selain itu Anda pun dapat mencegah beragam penyakit berat seperti jantung dan stroke. Saatnya Anda mulai mengatasi stres.

Topik Menarik